Random Post

Kamis, 29 Januari 2009

Kunjungan Keluarga di Pati dan Malang

. Kamis, 29 Januari 2009

Anak-Anak Yang Untung, Kami Yang Buntung : Selama sepekan penuh kemarin, bersamaan liburan semester sekolah 18 – 25 Januari 2009, kami sekeluarga mengadakan kunjungan keluarga (silahturahmi) ke rumah orang tua saya di Pati-Jawa Tengah dan saudara isteri saya di Malang-Jawa Timur. Kami berada di Pati mulai 18 – 22 Januari 2009 sedangkan di Malang 23 -25 Januari 2009.


Kunjungan ke rumah orang tua bersama anak-anak dan isteri di Pati kali ini merupakan kunjungan “tebusan” karena selama tiga tahun belakangan ini, mereka (kecuali saya) belum pernah “dolan” di Pati sekalipun hari Lebaran. Bukan masalah apa-apa hanya karena pertimbangan anak-anak kami yang masih kecil sedangkan jarak perjalanan yang cukup jauh sehingga kami kuatir mereka akan kelelahan atau bahkan jatuh sakit.


Anak-anak sangat menikmati liburan di rumah “Mbahe” tersebut. Mereka senang sekali bermain di sawah untuk mencari ikan dan bermain “gethek” (perahu dari pohon pisang) karena kebetulan waktu itu sawahnya sedang kebanjiran yang menyebabkan padinya menjadi rusak. Mereka saya juga saya ajak berwisata di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Juwana dan mereka senang sekali melihat kapal-kapal nelayan yang sedang diparkir.



Sedangkan kunjungan ke saudara di Malang merupakan kunjungan perdana sejak dia menetap bersama suaminya di Malang 10 tahun yang lalu. Kunjungan ini merupakan “pembayaran hutang atas janji saya kepada isteri bahwa suatu ketika jika kami mempunyai rezeki dan waktu luang maka kami akan beranjang sana di rumah saudaranya di Malang.


Selama dua hari di Malang, kami diajak silahturahmi ke rumah saudara-saudara ipar isteri saya yang jumlahnya lima orang yang rumahnya berdekatan satu sama lainnya. Mereka menerima kami dengan tulus dan senang hati. Selain itu, kami diajak berkeliling kota Malang, antara lain mengunjungi Alun-Alun Kota Malang, GOR KEN AROK, Lapangan TNI Ngrampal, Stasiun Kota Baru, dan juga menemani anak-anak bermain game di “ZONE”nya Plasa Ramayana Malang.



Walapun capek namun kami sekeluarga merasa cukup senang dan bahagia dapat mengunjungi mereka yang jarang bertemu karena jarak yang berjauhan. Anak-anak juga merasa senang dan bahagia dapat bertemu dengan Mbah serta saudara sepupu mereka yang belum tentu setiap tahun dapat berjumpa. Rasa capek dan “mabuk” ketika dalam perjalanan serasa hilang ketika mereka dapat bertemu Mbah serta Bulik dan anak-anaknya. Lebih senang lagi ketika mereka pamit pulang pasti akan mendapat “angpau” dari Mbah dan Bulik mereka.


Jika anak-anak senang karena mendapat berkah “angpau”, maka saya dan isteri yang “senep” karena kami juga harus memberikan “angpau” atau “hadiah” pada Mbah atau anak-anak Bulik mereka. Hal tersebut sudah menjadi kebiasaan di mana setiap melakukan kunjungan biasanya saling memberikan “angpau” pada anak-anak masing-masing. Selain harus mengeluarkan uang recehan untuk angpau, kami juga harus mengeluarkan biaya perjalanan yang tidak sedikit. Wah, kalau begitu, anak yang untung, kami yang buntung, ya, he,.. he,..


Tapi intinya bukan masalah angpau atau untung dan rugi, kok namun ketika kita saling berjauhan karena tuntutan kerja, ikut suami, atau pun alasan penting lainnya, silahturahmi antar keluarga akan menjadi hal yang mahal dan sulit untuk dilakukan karena kurangnya kesadaran dan kemauan yang kuat untuk melakukannya ditambah lagi berbagai alasan lain termasuk biaya dan juga waktu.


Oleh karena itu, walapun silahturahmi pekan lalu sudah banyak menghabiskan biaya, waktu, juga energi & pikiran namun saya bersyukur karena setidaknya kami dapat saling menjaga tali silahturahmi antar keluarga yang saling berjauhan yang selama ini hanya kami lakukan via telepon.


Akhir kata, walau kita saling berjauhan, jangan putus tali silahturahmi antar teman, kerabat/keluarga walau hanya lewat telepon, syukur-syukur dapat saling berkunjung satu sama lain. Karena seperti yang disabdakan oleh nabi, bahwa barang siapa menyambung silahturahmi maka mereka akan mendapatkan kemudahan atas rezeki yang datang kepadanya dengan cara yang tidak disangka-sangka. Selain itu, masih banyak hikmah yang dapat kita ambil dari kegiatan silahturahmi tersebut.


Oh, iya, jika ada yang ingin kebagian “oleh-oleh” dari Pati atau Malang, silakan datang ke rumah saja, kalau hanya satu dua buah salak Malang, masih kok, ha,..ha,..



Baca juga yang ini

  1. Menambahkan Scrollbar Pada Postingan Blog
  2. Membuat Scrollbar Untuk Label Yang Memanjang
  3. Tips Chating, Installasi, dan Registrasi Pada Camfrog
  4. Tambahan Penghasilan dari Adreviews.com
  5. Mendulang Dollar dari Buyblogreviews.com
  6. Mendulang Dollar dari Blogsvertise.com
  7. Mendulang Dollar dari Sponsoredreviews.com

Artikel Yang Berhubungan



2 comments:

Arvernester mengatakan...

Huaaa,, asiknya yang pada liburan :D

aku liburan ga bisa kemana-mana nehm ongkos pulang kampung mahal jew... :(

all my life mengatakan...

@ Arvernester >> pusing juga neh, Mas ongkosnya tp mau gimana lagi

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

terima kasih atas komentarnya

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com