Andai Aku Tahu Kapan Ajalku Tiba. Kita semua mahfum bahwa pemerintah melalui kejaksaan telah melaksanakan eksekusi mati terhadap tersangka bom Bali, Amrozi cs yang dilaksanakan pada Hari Minggu, 10 Nopember 2008 lalu. Saya tidak akan membicarakan masalah eksekusi yang sempat menimbulkan pro dan kontra tersebut karena memang saya bukan orang yang capable untuk itu. Saya hanya berpikir, kira-kira apa yang dirasakan, dipikirkan, dan yang ingin dilakukan oleh Amrozi cs saat menghadapi sakaratul maut yang sudah ditentukan hari dan jamnya tersebut.
Dengan keadaan demikian secara tidak langsung, justru menguntungkan orang-orang senasib dengan Amrozi, lho!! Sakaratul maut kan rahasia Illahi di mana tidak seorang pun tahu kapan ajal akan menjemputnya. Karena bisa dibayangkan apa jadinya jika Allah memberi tahu kapan kematian kita. Mungkin orang yang kebetulan mempunyai waktu ajal yang masih lama, seseorang akan cenderung untuk melakukan perbuatan yang sifatnya hura-hura dan senang-senang terlebih dahulu, setelah mendekati waktu kematian yang telah diberitahukan tersebut, mereka baru akan melakukan kebaikan-kebaikan dan mendekatkan diri kepada sang penciptanya.
Nah, seorang Amrozi dan yang senasib seharusnya bersyukur karena tidak semua orang mempunyai kesempatan seperti mereka di mana waktu ajalnya “diberitahukan” sehingga mereka mempunyai kesempatan untuk melakukan kebaikan sebelum ajal tersebut terjadi.
Bagaimana dengan Anda? Apa yang akan Anda lakukan ketika ajal Anda diberitahukan kapan tanggal dan jamnya. Saya tunggu komentarnya, ya!!
Baca juga yang ini
- Tips Mendulang Rupiah dari Kumpulblogger.com
- Tips Mendulang Dollar dari Blogsvertise.com
- Tips Membuat Footer Multi Kolom
- Tips Menampilkan Versi Windows














13 comments:
kalau aku sih, ingin ngeblog sepuasnya, ha ha ha
Wew..
Kalo saya tau,
Saya akan rajin ber-ibadah saat itu juga :D
klo saya tahu ajal kan menjemput
ya saya akan lakukan sesuatu yg baik terus tentunnya......
tapi klo emang tahu kapan ajal menjemput ngeri jga....:))
@ Deo Wibawa >> ini perlu dicontoh
@ yomaeka >> idem
artikel yang bagus
kalo kita udah tau kapan ajal kita,,,,,dunia gak kan bisa stabil,,,,pasti dah,,,jamin aq!!!!
gitu itu.. sblm ajal menjemput.. dia sempet tobat gak yah, bhw yg dia lakukan dgn membunuh org² di legian itu perbuatan dosa..?
kalo dipikir2...ya ngeri.
jadi yahhhh...no need for speed, eh...no need to think about it.
:D
melakukan yang harus dilakukan pak. apapun itu. ntah beribadah, minta maaf, dll.
@ agusw >> ngece neh
@ ResKy-p-RA-tama >> ho'o kali, ye
@ fhia >> dia berkeyakinan bahwa yg dilakukan adalah termaksud jihad, jadi gak tahu, he he
@ andry >> yups, yg penting kita berusaha utk selalu mendekatkan diri kpd-Nya shg kapanpun ajal kita dijemput maka kita sudah siap
@ Amanda >> seharusnya memang begitu, ya
tentunya enak sekali klo th masa aktif kita di bumi ini berakhir smp kpn. yang pasti kita akan bertobat saat mendekati masa aktif barakhir...
langsung bertobat ne..
andaikan kita semua tahu pasti cepet2 tobat ya mas......insyaALLAH klo da kesempatan tak mampir . rumahe mas sekarang di sarans apa?
Poskan Komentar
terima kasih atas komentarnya