Random Post

Minggu, 10 Agustus 2008

Hotspot Internet Gratis di Alun-Alun Bojonegoro

. Minggu, 10 Agustus 2008

Biasanya, saya pulang ke Ngawi melalui rute Kragan-Sarang-Jatirogo-Senori-Cepu-Pandangan-Ngawi. Namun Sabtu kemarin, saya sengaja melalui rute yang berbeda, yaitu Kragan-Sarang-Jatirogo-Bojonegoro-Pandangan-Ngawi. Mengapa? Tidak lain karena saya ingin mencoba hotspot internet gratis yang ada di Alun-Alun Bojonegoro yang disupport oleh PT Telkom yang bekerja sama dengan Pemda Setempat.

Sesampai di Kota Bojonegoro, saya langsung menuju ke Alun-Alun Bojonegoro di mana saya akan mencoba hotspot internet gratis tersebut.

Seperti pada alun-alun di kota kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah lainnya, Alun-Alun Bojonegoro yang begitu luas ini juga dikelilingi oleh kantor kabupaten yang terletak di sisi timur, kantor polisi yang terletak di sisi utara, juga Masjid yang biasanya berada di sisi barat alun-alun.

Untuk mempersingkat waktu karena takut kemaleman sampai Ngawi, saya langsung mencari tempat parkir motor saya hingga saya menemukan jalan masuk ke tengah alun-alun yaitu dari sisi barat.

Setelah memarkir motor dan menguncinya demi keamanan, saya langsung mencari tempat yang teduh dan nyaman. Saya mengambil tempat duduk di sebelah selatan kolam ikan di dalam areal alun-alun tersebut.

Saya tidak sabar langsung menghidupkan laptop dan langsung mencari sinyal hotspot yang ada di areal Alun-Alun Bojonegoro tersebut. Dan ternyata saya mendapati 5 hotspot internet, 2 gratis dan 3 di antaranya secure (berbayar).

Dua hotspot yang gratis tersebut adalah Telkom Speedy HOTspot Pemkab dan Hotspot Pemda Free. Hotspot yang pertama hasil kerja sama PT Telkom dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sedangkan yang kedua hasil kerja sama PT Telkom dengan Pemerintah Daerah Kotamadya Bojonegoro.

Di antara kedua hotspot yang gratis tersebut, hotspot milik Pemda mempunyai “sinyal” lebih kuat.

Di bawah ini screen shot- nya.

Setelah berhasil mengkonekkan dengan hotspot tersebut, saya langsung mencoba browsing dengan firefox 3.0, ternyata kecepatan internetnya relative kencang. Dan juga ternyata lebih kencang jika saya bandingkan dengan hotspot di Alun-Alun Ngawi. Apalagi jika dibandingkan dengan koneksi internet XL Unlimited seperti yang saya gunakan.

Selain mencoba di areal dalam alun-alun, saya juga mencoba mencari “sinyal” hotspot di luar alun-alun. Misalnya, saya mencoba di areal Masjid yang berada di sisi barat alun-alun yang ternyata tidak ada sinyal sama sekali.

Kemudian saya juga mencoba di sisi alun-alun sebelah selatan dan ternyata sinyalnya “ndlulap-ndlulup” kadang muncul kadang hilang.

Saya yang masih penasaran, juga berusaha mencoba di sisi utara alun-alun, yaitu tepatnya di depan kantor polisi dengan mengambil tempat di trotoar, dan ternyata laptop saya dapat mengakses hotspot tersebut.

Setelah puas, saya mencoba bertanya-tanya dengan warga setempat tentang keberadaan hotspot internet gratis tersebut, dan ternyata belum banyak warga mengetahui keberadaan hotspot internet tersebut. Dan memang ketika saya berada di sana, tidak mendapati satu orang pun yang sedang mengakses hotspot ini.

Sehubungan dengan hal tersebut, ada beberapa kemungkinan mengapa tidak ada masyarakat yang terlihat mengakses hotspot di areal Alun-Alun Bojonegoro.

  • Pertama, masyarakat memang benar-benar tidak mengetahui keberadaan hotspot tersebut.
  • Kedua, masyarakat mengetahui keberadaannya namun tidak mempunyai peralatan seperti laptop atau PDA.
  • Ketiga, masyarakat mengetahui keberadaannya dan kebetulan bertempat tinggal di areal alun-alun mengakses hotspot dari rumah.
  • Keempat, masyarakat mengetahui namun malu (takut dikira sok) untuk mengakses hotspot di alun-alun tersebut.
  • Kelima, masyarakat mengetahui keberadaannya namun karena tidak ada tempat yang nyaman dan representative untuk mengaksesnya maka mereka memilih untuk tidak melakukannya.
  • Keenam, kemungkinan memang masyarakat Bojonegoro khususnya juga masyarakat Indonesia yang pada umumnya belum begitu melek teknologi.
  • Ketujuh, apa lagi, ya? Yang ketujuh dan seterusnya adalah bagian pengunjung.

Ya, kalau boleh saya memberi uneg-uneg, seperti ini.

Jika memang Pemkab atau Pemda yang berkerja sama dengan PT Telkom ingin memberikan layanan internet gratis yang mempunyai misi dan tujuan mulia yaitu agar masyarakat Indonesia melek teknologi melalui akses informasi yang murah dan cepat, seyogyanya Pemkab atau Pemda atau PT Telkom memberi informasi tentang hotspot ini kepada masyarakat luas dengan serius melalui berbagai media.

Kemudian setelah mereka mengetahui, seyognya Pemkab atau Pemda memberi fasilitas tempat yang nyaman dan representative kepada masyarakat yang ingin mengakses internet melalui hotspot yang disediakan.

Karena dengan kondisi tempat mengaksesnya yang seperti sekarang ini, mungkin masyarakat menjadi tidak tertarik karena kurang kenyamanan atau bahkan keamanannya.

Jangan sampai Pemkab/Pemda/Telkom mengeluarkan uang begitu banyak untuk pendirian hotspot ini menjadi mubazir karena tidak ada yang mengaksesnya dengan berbagai alasan di atas.

Kunjungi juga tips internet dan bisnis internet.


Artikel Yang Berhubungan



1 comments:

bisnis internet mengatakan...

wah, sip bos infonya

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

terima kasih atas komentarnya

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com